Senin, 21 Agustus 2023

Sikap Bapakisme Adalah

Sikap bapakisme merupakan sebuah konsep yang erat kaitannya dengan sosialisme dan politik di Indonesia. Konsep ini muncul pada masa perjuangan kemerdekaan Indonesia dan seringkali dikaitkan dengan sosok Bapak Bangsa, yakni Soekarno. Sikap bapakisme memiliki pengertian bahwa dalam sistem politik Indonesia, kekuasaan sepenuhnya berada di tangan Bapak Bangsa atau pemimpin yang dianggap memiliki karisma dan kekuatan untuk memimpin negara.

Bapakisme pada dasarnya merujuk pada sebuah sistem kekuasaan yang berpusat pada satu tokoh sentral yang memiliki wewenang mutlak dalam mengambil keputusan dan mengendalikan seluruh kegiatan negara. Sikap ini cenderung menekankan pada hubungan personal antara pemimpin dan rakyat, sehingga pemimpin seringkali dianggap sebagai figur ayah yang bijaksana dan berkuasa mutlak.

Sikap bapakisme dianggap sebagai sifat negara totalitas, karena kekuasaan mutlak yang dimiliki oleh pemimpin dapat mengendalikan seluruh aspek kehidupan negara, mulai dari politik, ekonomi, sosial, budaya, hingga agama. Dalam praktiknya, sistem ini cenderung membatasi kebebasan individu dan hak asasi manusia, serta menekankan pada kesetiaan dan pengabdian yang mutlak terhadap pemimpin.

Konsep bapakisme telah menjadi topik perdebatan yang hangat di Indonesia, terutama pada masa Orde Baru yang dipimpin oleh Soeharto. Pemerintahan Orde Baru dikenal sebagai pemerintahan yang sangat otoriter dan mengambil kebijakan-kebijakan yang menekankan pada keteraturan dan pengendalian yang ketat. Meskipun begitu, ada juga yang berpendapat bahwa konsep bapakisme memiliki sisi positif, seperti pengakuan atas kebijaksanaan dan kepemimpinan pemimpin yang dianggap bijaksana dan jujur.

Namun, pengakuan terhadap kebijaksanaan pemimpin yang mutlak seringkali diwarnai dengan kecenderungan untuk menutup mata terhadap kelemahan dan kekurangan yang ada pada pemerintahan tersebut. Sikap ini justru dapat memperparah keadaan, karena tidak ada kontrol yang memadai terhadap tindakan pemerintah yang sewenang-wenang.

Dalam era reformasi, konsep bapakisme semakin terpinggirkan, karena masyarakat Indonesia semakin sadar akan pentingnya demokrasi dan hak asasi manusia. Namun, sisa-sisa dari sikap bapakisme masih bisa ditemukan di beberapa kalangan, terutama di kalangan elit politik dan birokrasi yang cenderung mempertahankan kekuasaan dan kontrol atas kebijakan-kebijakan negara.

Dalam sikap bapakisme merupakan sebuah konsep yang memiliki pengaruh besar dalam sejarah politik Indonesia. Konsep ini mengedepankan kekuasaan mutlak dan hubungan personal antara pemimpin dan rakyat, namun juga memiliki kecenderungan